Memilih Konsultan ISO? Berikut Tipsnya!

Konsultan ISO adalah seorang yang memiliki keahlian dalam memberikan petunjuk atau nasihat dalam rangka penerapan sistem manajemen di suatu perusahaan atau organisasi. Konsultan ISO haruslah orang yang memiliki jejak rekam panjang dalam menangani berbagai macam perusahaan dari berbagai bidang dan bukan dalam suatu bidang saja. Seseeorang yang memiliki pengalaman yang panjang menjadi perwakilan manajemen (management representative) di perusahaan dengan satu bidang tertentu saja belum tentu dapat menjadi seorang Konsultan ISO. Dalam menggunakan jasa konsultan untuk membangun sistem manajemen ISO Anda perlu memperhatikan beberapa hal, berikut ini tipsnya.

Tips #1 Perhatikan Pengalaman Konsultan

Ini adalah langkah yang kami yakin bisa Anda pahami dengan baik. Pengalaman. Pengalaman tidak berarti tua, dan muda bukan berarti tidak berpengalaman. Apa yang kami sebut pengalaman adalah “pengalaman yang relevan”. Dalam arti tertentu, RELEVAN memiliki pengalaman dalam pekerjaan yang harus diselesaikan. Konsultan ahli tentu saja seseorang dengan skill tinggi dan waktu terbang yang sangat baik, tetapi jika dokter tersebut bekerja sebagai barista ekstrim di Starbucks selama 1 tahun, dokter tersebut dan mahasiswa yang juga bekerja di kedai kopi selama 1 tahun apa bedanya?

Oleh karena itu, jangan melihat usia, jumlah perusahaan atau jumlah proyek. Namun, harap perhatikan industri tempat dia terlibat, proyek yang pernah dia kerjakan, situasi bisnis yang “dia rasakan”, dan budaya organisasi dari proyek yang dia alami.

Jika Anda bekerja di sebuah perusahaan percetakan, silahkan coba cek pengalaman jasa konsultasi di bidang ini (belum tentu di industri yang sama), tapi setidaknya katakanlah Anda bekerja di industri yang proses produksinya kami adalah “job order”, tentu akan lebih bagus jika konsultan yang kita pilih pernah terlibat di pemain terbaik di industri kita. Anda dapat menggunakannya untuk benchmarking.

Pengalaman konsultan berbeda dengan pengalaman perusahaan konsultan tempat perusahaan berada. Perusahaan konsultan XYZ mungkin memiliki 1.000 klien dan mengembangkan ISO 9001 di ratusan perusahaan, tetapi jika konsultan yang akan menghubungi organisasi Anda bukan konsultan berpengalaman, Anda tidak akan mendapatkan keuntungan dari daftar panjang tersebut.

Tips #2 Jangan hanya menilai biaya jasa konsultasi

Tentu saja, ini berarti biasanya apa yang Anda dapatkan bergantung pada kemampuan Anda untuk membayar. Anda hanya perlu mendapatkan paket jasa konsultasi senilai 20 juta rupiah atau 150 juta rupiah. Umumnya konsultan freelance atau perusahaan konsultan yang masih kecil memberikan nilai yang relatif rendah. Mereka bisa memberikan harga rendah karena tidak harus menanggung biaya operasional. Berbeda dengan mereka yang memiliki kantor konsultan resmi dan besar. Ini lumayan untuk pelayanan perizinan, tapi mereka berpengalaman di bidangnya masing-masing. Perusahaan besar menanggung biaya tim pemasaran, biaya iklan, sewa kantor, dan bahkan kendaraan layanan manajemen, biaya operasional perusahaan, dan THR. Perusahaan kecil (freelance) hanya membayar untuk diri mereka sendiri, dan terkadang membutuhkan satu atau dua karyawan lagi.

Biaya tinggi dan murah juga dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti ruang lingkup, nilai tambah, tujuan, pengalaman konsultan, dan kapabilitas tim. Tentunya, proyek konsultasi yang hanya mengejar sertifikasi ISO berbeda dengan proyek konsultasi dengan manajemen proses tambahan atau nilai tambah lainnya. Anda juga bisa mencoba menanyakan daftar klien, kemampuan konsultan yang akan mengerjakan proyek, dan struktur tim.

Dalam memilih jasa konsultan iso Anda perlu menilai beberapa konsultan dan perusahaan konsultan serta memahami Tips #1 dan #2. Banyak perusahaan yang “tertipu” dan memilih harga sebagai patokan tanpa berusaha memverifikasi nilai tambah atau kapasitas yang akan diperoleh. Kemungkinan buruknya adalah penerapan sistem manajemen kualitas Anda akan tertunda, dan nilai kontrak yang Anda tanda tangani pada saat itu juga merupakan harga “saat ini”, dan seharusnya mendapatkan harga yang lebih rendah jika menurut Time Value of Money.

Kemungkinan terburuknya adalah penerapan sistem manajemen mutu berjalan dengan seadanya, dan dalam banyak kasus justru menjadi beban bagi organisasi. Bukankah itu aneh? Anda perlu membayar konsultan untuk menerapkan sistem yang akan membantu Anda dalam pekerjaan Anda, daripada membuat sistem lebih kompleks dan birokratis, yang menyebabkan peningkatan biaya operasional, tingkat stres, dan bahkan kehilangan pelanggan. Singkatnya, pilih konsultan dengan bijak.

Jika anda membutuhkan informasi terkait pendampingan konsultan ISO dalam membangun sistem manajemen di organisasi/perusahaan anda, silahkan hubungi kami dengan kontak yang tertera pada website.

Demikan informasi dari kami, semoga bermanfaat.

Source: qualitysystem.wordpress.com

Share

Add Your Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *