Sertifikasi TKDN

TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) adalah layanan jasa dalam memberikan pelayanan verifikasi kegiatan yang dilakukan oleh pengguna barang/jasa untuk pencocokan capaian TKDN yang dinyatakan sendiri oleh penyedia barang/jasa dengan data-data yang diambil atau dikumpulkan dari kegiatan usaha penyedia barang/jasa.

Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) memberikan dampak besar terhadap produktivitas dan daya saing industri. Di industri hulu migas misalnya, berkat sertifikasi TKDN, sektor industri kecil dan menengah (IKM) yang mendukung industri migas telah menghasilkan total nilai kontrak hingga lebih dari Rp11 triliun sepanjang tahun 2020 – 2021.

Selain sektor industri tersebut, Kementerian Perindustrian akan memfasilitasi sertifikat TKDN untuk industri logam, kelistrikan, kimia, pupuk, otomotif dan komponennya, keramik, semen, tekstil, serta produk industri kecil dan menengah (IKM).

Sertifikasi TKDN

Apa Itu Sertifikasi TKDN?

TKDN merupakan sebuah persentase nilai komponen produksi yang dibuat di dalam negeri. Bisa berupa produk barang dan jasa atau gabungan di antara keduanya. Dalam hal ini termasuk juga biaya angkutan yang ditawarkan untuk setiap item harga barang maupun jasa tersebut. 

Perlu diketahui bahwa TKDN ini bisa jadi salah satu faktor yang akan menentukan siapa yang lebih unggul dan kompeten. Ini akan menjadi unsur penentu pemenang pengadaan barang dan jasa di instansi tertentu.

Butuh informasi seputar jasa sertifikasi TKDN
Konsultan kami akan dengan senang hati membatu anda

Cara Mendapatkan Sertifikat TKDN

Hal yang tidak kalah pentingnya dalam cara mendapatkan sertifikasi TKDN adalah dokumen-dokumen pelengkap yang menjadi persyaratannya. Adapun persyaratan dalam hal dokumen ini di antaranya adalah:

  1. Dokumen akta pendirian perusahaan
  2. Dokumen pengesahan perusahaan
  3. Laporan kemampuan atau produksi perusahaan dalam 12 bulan terakhir
  4. Tanda daftar perusahaan

Di sini pihak perusahaan dalam laporan dokumen perlu pula melampirkan beberapa poin penting seperti:

  1. Gambar atau foto area produksi atau pabrik
  2. Peralatan atau mesin kerja
  3. Bahan baku yang diperlukan dalam produksi
  4. Produk akhir
  5. Diagram alur proses produksi
  6. Struktur organisasi perusahaan
  7. Self assessment hasil perhitungan TKDN

Sebagai catatan, produk yang akan diverifikasi haruslah sesuai dengan bidang usaha yang ada pada daftar izin usaha industri.

Setelah dokumen dan persyaratan di atas sudah terpenuhi dan siap, maka langkah dan cara mendapatkan sertifikat TKDN yang harus dilakukan oleh perusahaan adalah sebagai berikut:

1. Pengajuan ke Lembaga Independen

Langkah pertama yakni perusahaan mengajukan permohonan sertifikasi melalui lembaga independen yang ditunjuk secara resmi oleh pemerintah. Dalam hal ini, perusahaan juga dapat didampingi pihak konsultan. Terutama dalam perhitungan TKDN.

2. Proses Penerimaan oleh Lembaga Indepenen

Setelah pengajuan diterima, maka pihak lembaga independen yang telah ditunjuk tadi melakukan proses pemeriksaan berkas yang telah diserahkan perusahaan. Apabila terdapat dokumen atau berkas sebagai persyaratan masih kuerang lengkap, maka perusahaan perlu melakukan revisi. Lalu, untuk berkas yang telah lolos masuk ke tahap survei lapangan.

3. Survei Lapangan

Survei lapangan akan dilakukan oleh lembaga independen yang bertujuan melihat bobot nilai TKDN. Baik itu berupa jasa, barang maupun gabungan keduanya di perusahaan. Tahapan ini merupakan proses penting apakah perusahaan dapat memenuhi capaian atau belum.

4. Laporan dari Survei Lapangan

Proese dari cara mendapatkan sertifikat TKDN ialah dengan pembuatan laporan hasil survei yang dilakukan di lapangan. Biasanya dilakukan oleh pejabat berwenang dan dari tahapan ini merupakan penentuan apakah sertifikasi TKDN akan diteruskan atau ditolak.

5. Input Draft TKDN

Pejabat berwenang akan melakukan draft TKDN. Tahapan ini akan dilakukan secara online dan tertulis dengan jelas tercantum pada pedoman penerbitan sertifikasi TKDN. Sehingga, proses ini merupakan salah satu hal yang penting untuk keabsahan sertifikat.

6. Proses Pemaparan dengan Pusat P3DN dan Lembaga Independen

Apabila semua data input sudah siap, maka akan dilakukan pemaparan oleh pihak terkait yakni lembaga indpenden dengan pusat P3DN. Pada tahapan ini, semua data yang ada akan dilihat sebagai pedoman untuk memberikan keputusan apakah diterima atau ditolak dalam proses sertifikasi.

7. Pengesahan TKDN

Keputusan apakah pengajuan TKDN diterima atau tidak akan diumumkan dan dihadiri pihak terkait dan bersangkutan. Setelah diterima, maka akan dilanjutkan proses pengesahan serta pencetakan TKDN. Di sini, lembaga yang memiliki kewenangan mengesahkan hingga mencetak sertifikat TKDN yakni P3DN.

8. Penyerahan Sertifikasi ke Pihak Surveyor dan Perusahaan

Apabila sertifikat TKDN telah disahkan lalu dicetak, maka P3DN akan menyerahkannya ke lembaga surveyor independen yang ditunjuk perusahaan. Terakhir, lembaga indpenden tersebut dapat menyerahkan sertifikat TKDN ke perusahaan pemohon.

Butuh informasi seputar jasa sertifikasi TKDN
Konsultan kami akan dengan senang hati membatu anda

Cara Cek Sertifikat TKDN di Kemenperin

Ketika Sertifikat TKDN telah diperoleh lewat lembaga independen yang telah Anda tunjuk sebelumnya, langkah selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah mengecek keabsahannya di website resmi Kemenperin. Cara cek Sertifikat TKDN di Kemenperin cukup mudah. Adapun langkahnya yakni sebagai berikut:

  1. Buka halaman Cek TKDN Kemenperin melalui browser device yang Anda miliki
  2. Pada kategori pencarian, Anda bisa memilih opsi antara Produk atau Perusahaan
  3. Kemudian ketikkan kata yang di cari sesuai dengan kategori pencarian yang telah dipilih sebelumnya
  4. Terakhir, pilih tampilkan. Tunggu hingga muncul data di hasil pencarian

Hasil pencarian yang tampil ini merupakan kumpulan data Sertifikat TKDN dan BMP yang telah diterbitkan oleh Kementerian Perindustrian. Jika nama produk/perusahaan yang Anda cari tidak ada, kemungkinan besar produk/perusahaan tersebut belum terdaftar atau masih dalam tahap verifikasi dari Kemenperin. Jadi jangan khawatir, Anda masih bisa mengeceknya secara berkala!

Itulah beberapa langkah dan cara mendapatkan sertifikasi TKDN yang perlu diperhatikan oleh perusahaan. Setidaknya, dengan mendaftarkan sertifikasi TKDN selain menaati peraturan atau regulasi pemerintah di sisi lain dengan adanya sertifikasi ini juga akan memberikan nilai lebih bagi perusahaan. Khususnya dalam hal pengadaan bagi korporasi maupun instansi. Semoga bermanfaat!

Nilai Minimal TKDN Setiap Sektor

Tentunya pemberian sertifikat TKDN ini dilakukan untuk perusahaan industri di berbagai sektor. Berikut adalah daftar minimal TKDN yang diberlakukan untuk masing-masing sektor industri di tanah air:

  • Alat kesehatan >60%
  • Ketenagalistrikan Nasional >40%
  • Pembangkit listrik >30-70%
  • Jaringan transmisi >56-76%
  • Gardu induk >17-65%
  • Peralatan migas >25-40%
  • Alat mesin pertanian >43%

Dalam perhitungan nilai TKDN ini ada 3 komponen yang akan dilibatkan. Berikut adalah 3 komponen yang dimaksud:

  • Komponen dalam Negeri pada Barang
  • Komponen dalam Negeri pada Jasa
  • Komponen dalam Negeri pada Gabungan Barang dan Jasa

Sertifikasi TKDN jelas memiliki fungsi penting bagi perusahaan industri dan ikut berpengaruh pada perkembangan perekonomian di tanah air. Langkah sertifikasi ini bisa lebih mudah dilakukan bersama jasa yang terpercaya. 

Butuh informasi seputar jasa sertifikasi TKDN
Konsultan kami akan dengan senang hati membatu anda


Share

Add Your Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *